Minggu, 25 Januari 2015

7 Alasan Mengapa Meninggalkan Facebook Bagus Untuk Masa Depanmu - Part 2

Bermain Facebook dapat menggerus waktumu tanpa kamu sadari. Ada hal-hal berguna yang bisa kamu kerjakan daripada memelototi beranda Facebook-mu sepanjang waktu. Buat yang masih enggan meninggalkan Facebook, ada baiknya kamu membaca artikel sebelumnya yang berjudul 7 Alasan Mengapa Meninggalkan Facebook Bagus Bagi Masa Depanmu - Part 1. Kemudian, kamu lanjutkan dengan membaca artikel ini sampai selesai.

Kali ini Izwie bakalan mengupas kelanjutan dari artikel tersebut untuk Sobat Izwie semua. untuk melengkapi pengetahuan tentang alasan mengapa meninggalkan Facebook bagus bagi masa depanmu. Tak perlu menunggu lama lagi, selamat menyimak!

5. Facebook Merusak Keterampilan Komunikasimu

Facebook Merusak Keterampilan Komunikasimu

Ingat, kapan terakhir kali kamu nongkrong sama temanmu di dunia nyata? Bagaimana dengan adik keponakanmu, kapan kamu terakhir bercengkerama bareng mereka? Ternyata, kita lebih banyak berkomunikasi degan mereka di media sosial ketimbang mengobrol dengan mereka secara langsung. Kita melupakan pola komunikasi di dunia nyata secara langsung, akibatnya kita sering gagap komunikasi jika ketemu kerabat atau tetangga dalam sebuah event. Hal ini membuat "media sosial" justru membentuk kepribadianmu menjadi "anti sosial". Ngeri, kan?

6. Facebook Membuatmu Bekerja Keras Untuk Menuruti Selera Orang Lain

Facebook Merusak Keterampilan Komunikasimu
Memang benar, Facebook dapat membuat orang semakin kreatif dalam menyajikan status, foto, maupun video. Namun, sadarkah kamu, jika terkadang kita terlalu bekerja keras untuk sebuah foto selfie yang perfect, atau sebuah tulisan mengesankan? Ya, kita rela untuk membuat orang lain terkesan dengan postingan kita dan menghabiskan banyak energi, waktu, bahkan uang untuk menuruti "selera" pemirsa di Facebook kita.

Lalu, apa yang kita inginkan dari postingan tersebut? Like sebanyak-banyaknya, komentar pujian, atau apa? Kamu sepertinya perlu mengalihkan energimu untuk membuat karya yang lebih bermanfaat, deh. Karya yang dimaksud adalah karya nyata yang menghasilkan. Think!

7. Facebook Menjadi Hidupmu

Facebook Menjadi Hidupmu
Inilah yang paling mengkhawatirkan. Strategi pemasaran perusahaan Facebook sendiri cukup jelas, yakni membuat kamu berlama-lama di situs tersebut. Dia membuat supaya kamu kelihatan keren sewaktu posting, populer dan hobi sekali bermain Facebook. Namun, dampaknya juga luarbiasa. Banyak orang yang kepribadiannya di dunia nyata dan di dunia maya bertolak belakang. Bahkan dia begitu terisolasi di dunia nyata, padahal di Facebook dia sangat ekstrovert. Mengenaskan, kan? Akhirnya orang jadi merasa "benar-benar hidup" saat membuka Facebook.

Padahal, waktu yang digunakan untuk "hidup" di Facebook dapat digunakan untuk belajar, meningkatkan skill, bekerja, menjalani hobi, dan hal-hal bermanfaat lainnya. Hal ini lebih membuat orang semakin percaya diri dalam kehidupan nyatanya, bukan hanya bayangan semu saja di dunia maya. Alasan di atas dapat membantumu menimbang-nimbang lagi untuk "putus" dari Facebook. Berhenti dari jejaring sosial terbesar kedengarannya buruk, namun menjadi tidak populer di Facebook bukanlah keputusan yang buruk. Setidaknya, setelah mencobanya, Anda akan paham.

Sejatinya, segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik terhadap kehidupan kita secara keseluruhan. Meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat (bahkan merugikan) dan menggantinya dengan aktivitas positif adalah lebih baik untuk masa depanmu. Percaya deh. Bagaimana? Tertarik untuk berhenti main Facebook? Buktikan masa depanmu bisa lebih baik tanpa Facebook.

Editor : Bagus Hermawan
Sumber : lifehack.org
Direkomendasikan Untuk Anda :

0 komentar: