Selasa, 24 Februari 2015

Lebih Fokus dan Produktif dengan Teknik Pomodoro

Bagi seorang pekerja, baik itu karyawan maupun freelancer (pekerja lepas), bekerja sambil bersosial media mungkin efektif untuk mengusir kejenuhan. Namun, bekerja sambil mengupdate status facebook atau ngetwit ternyata tidak efektif untuk pekerjaan yang tengah dilakukan. Banhyak wakt yang terbuang karena pikiran tidak fokus pada pekerjaan. Ngelantur ke mana-mana.

Jika kita tidak mengubah kebiasaan ini, maka banyak waktu yang akan terlewatkan tanpa ada satupun pekerjaan yang diselesaikan. Kalaupun selesai, akan menghabiskan banyak waktu dan hasilnya tak bisa maksimal. Lalu, bagaimana solusinya?

Kali ini Izwie akan mencoba mengupas sebuah teknik untuk membuat waktu Anda efektif  dengan sebuah teknik yang disebut Pomodoro Technique. Apa itu? Sepertinya asing ditelinga kita ya. Atau bahkan Anda baru mendengarnya saat membaca artikel ini?

Untuk yang baru mengenal Podomoro Technique, mungkin artikel singkat ini dapat membantu Anda. Check this out!

Apa Itu Teknik Pomodoro?

Teknik Pomodoro
Teknik Pomodoro - img: imgkid.com

Teknik Pomodoro adalah teknik manajemen waktu yang dikembangkan Francesco Cirillo di tahun 1898-an. Disebut Pomodoro Technique karena Francesco menggunakan timer dapur berbentuk tomat atau dalam bahasa Italia disebut Pomodoro (tomat). Oleh karena itu teknik ini selanjutnya disebut dengan Pomodoro.

Teknik ini adalah teknik membagi waktu agar setiap target pekerjaan atau materi yang ingin kita pelajari bisa selesai tepat waktu dengan hasil yang memuaskan.

Bagaiman Cara Kerjanya?

Teknik Pomodoro membagi waktu kerja yang produktif menjadi 3:
  1. Worktime. Worktime adalah waktu dimana Anda harus fokus menyelesaikan pekerjaan Anda tanpa ada gangguan dari luar. Maksimal dari worktime sendiri adalah 25 menit. Tidak boleh lebih, karena diyakini jika lebih, maka pikiran Anda sudah mulai melantur.
  2. Breaktime. Breaktime adalah waktu istirahat yang harus ada di antara worktime. Lamanya breaktime adaah 5-10 menit. Anda dapat menggunakannya untuk istirahat dan "melupakan" sejenak pekerjaan Anda.
  3. Long Breaktime. Long Breaktime adalah jeda panjang setelah satu sesi selesai. Satu sesi di sini bisa berisi 3-4 kali worktime. dalam long breaktime ini, Anda bisa melakukan hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan pekerjaan. Untuk lamanya waktu long breaktime adalah sekitar 30 menit.

Efektifkah Pomodoro Technique ini?

Bagi sesorang yang sering bekerja menggunakan komputer, teknik pomodoro ini bisa dijalankan dan terbukti efektif  untuk menghasilkan pekerjaan yang berkualitas tinggi dalam waktu yang singkat. Hal ini karena jika biasanya kita 'melantur" saat bekerja dengan membuka berbagai media sosial dan aplikasi chatting di smartphone. Sedangkan dengan teknik pomodoro ini, Anda wajib menyingkirkan segala gangguan. Bukan hanya media sosial, singkirkan gangguan lain seperti panggilan telepon, chatting, televisi, makan dan sebagainya.

Gunakan Timer

Gunakan Timer
Anda dapat menggunakan cara tradisional dengan menggunakan timer atau stopwatch. Namun, kini ada cara yang lebih mudah yakni dengan mendownload aplikasi Pomodoro di android Anda. Patuhi timer dan rasakan hasilnya setelah mencoba teknik ini. Download Aplikasi Pomodoro

Apapun jenis pekerjaan Anda, cobalah untuk lebih menghargai waktu Anda. Daripada berlama-lama pada suatu pekerjaan, Anda akan lebih produktif dengan fokus mengerjakan tanpa diselingi dengan berkutat degan sosial media. Karena di sosial media Anda akan dimanjakan dengan berbagai tautan dan artikel yang menarik untuk dibaca, disukai dan dikomentari. Apalagi jika berkomentar di suatu postingan yang mengasyikkan, maka siap-siaplah waktu Anda tergerus tanpa terasa. Tau-tau sudah malam lagi!

Anda ingin produktif saat bekerja maupun belajar? Teknik Pomodoro ini layak untuk dicoba!

Editor : Bagus Hermawan
Direkomendasikan Untuk Anda :

1 komentar: