Senin, 12 Januari 2015

4 Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Hiatus Dari Sosial Media

Banyak orang mengira bahwa mereka benar-benar tidak dapat hidup tanpa sosial media. Setiap hari, mulai dari bangun tidur hingga menutup mata kembali malam harinya, kita selalu update dengan status terbaru teman, foto selfie mereka, dan hari ulang tahun sahabat lama. Bahkan hidup terasa hampa saat tidak stalking timeline gebetan (hehehe, abaikan). Baik sebagai pelaku maupun pengamat di sosial media, kita benar-benar tak bisa lepas dari godaan sosial media yang terkutuk karena memang sudah mendarah daging dalam diri kita. Duh!

Padahal, kita bisa kok hidup tanpa sosial media. Serius! Kamu bisa lepas dari rasa ingin tahu yang besar tentang apa yang dimakan temanmu tadi waktu lunch, kamu bisa sehat-gembira-ceria tanpa terganggu iklan olshop, dan kamu akan semakin pintar jika meninggalkan kebiasaan mengisi otakmu dengan status sampah. Itu semua hanya bisa terjadi jika kamu benar-benar berkomitmen untuk menarik diri sejenak dari keriuhan dunia maya.

Coba kamu bayangkan, sebuah dunia yang senyap dan menenangkan. Udara bersih, dan kicau burung. Segelas kopi panas lengkap dengan kue lezat dan sebuah buku bagus. Bayangkan kehidupan yang jauh dari hingar bingar status celaan, keluhan, dan curahan hati teman-teman kita di media sosial. Bayangkan kamu menikmati buah-buahan yang kamu beli dari hasil tawar-menawar di pasar tradisional, bukan dari online shop. Bayangkan... Bayangkan... dan bayangkan... *bukan hipnotis*

4 Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Hiatus Dari Sosial Media
Jika kamu merindukan itu semua, bersiaplah untuk hiatus dari media sosial. FYI, hiatus berasal dari bahasa Latin, yakni hiatus, artinya sebenarnya adalah gap atau jika diartikan dalam Bahasa Indonesia setara dengan celah, atau renggangan. Hiatus dari Sosial media berarti berhenti mengakses sosial media untuk sementara waktu atau tidak sama sekali.

Waduh! Seperti mimpi buruk saja ya? Tidak kok. Justru, dengan melakukan hiatus, kamu bakalan dapet banyak hal. Berikut ini Izwie bakal kasih tahu bahwa ada 4 hal yang bisa kamu lakukan saat hiatus dari sosial media. Apa saja? Mari kita simak!

1. Lebih Menghargai Persahabatan

Lebih Menghargai Persahabatan

Berkutat di sosial media membuat kita sering kali mengabaikan hubungan kita dengan orang-orang yang hadir di kehidupan nyata kita. Saat kamu berhenti menjadi 'aktivis' sosial media (apapun itu), kamu akan mulai menemukan makna hubungan dengan orang lain dengan mencari mereka di dunia nyata.

Datangi sahabatmu, lakukan hal-hal seru yang hanya bisa dilakukan secara fisik seperti jalan-jalan, makan bareng, masak bareng, hiking/camping, do your hobby with friends, berbagi pengalaman, dan sebagainya. Kamu akan mengerti bahwa ada yang tak bisa digantikan oleh keyboard virtual dan emoticon atau sticker.

Setelah kamu meninggalkan dunia maya selama beberapa waktu, kamu juga akan lebih menghargai persahabatanmu dengan teman-teman dunia maya yang kamu "putuskan paksa" selama kamu hiatus. Kamu bakalan kangen dengan mereka, tidak seperti saat ungkapan keberadaanmu diwakili tombol like or love.

2. Ternyata, Kamu Punya Banyak Waktu Luang!

Ternyata, Kamu Punya Banyak Waktu Luang!
Kamu merasa jenuh dengan rutinitasmu di dunia maya? Merasa waktumu sedemikian sedikit sedangkan banyak hal yang belum kamu kerjakan? Dengan hiatus, kamu akan merasa lebih bebas dan sadar bahwa kamu punya banyak waktu luang.

Kamu bisa membaca buku dengan tenang tanpa harus memikirkan balasan komentar yang tak kunjung datang walau layar sudah kamu refresh puluhan kali. Kamu bisa menjajal resep baru bersama mama kamu dan menikmati hasilnya tanpa harus sibuk tweetpic setelah masakanmu jadi. Kamu bisa tidur lelap dan berkualitas tanpa terganggu berapa banyak like pada foto profil terbarumu. Kamu bisa punya banyak waktu luang hanya dengan memangkas salah satu pencuri waktu terbesarmu (baca: media sosial).

3. Berbagi Itu Tak Perlu Berlebihan

Berbagi Itu Tak Perlu Berlebihan
Membagikan sesuatu di media sosial lazimnya membuat orang merasa lega karena sudah menunjukkan dirinya dan aktivitas kehidupannya pada orang lain. Namun, membagikan kehidupan pribadimu secara berlebihan (overshare) justru akan membuatmu jadi lebay dan membuat orang lain jengah.

Dengan berhenti sejenak dari sosial media, kamu akan lebih bijak tentang apa yang pantas dibagi dan apa yang tidak. Kadang, kehidupan kita lebih nikmat jika kita nikmati sendiri atau bersama keluarga, daripada diumbar ke orang lain.

4. Merasa Cukup

Merasa Cukup
Dengan hengkang beberapa waktu dari media sosial, kamu akan merasa cukup dengan kehidupanmu di hari itu. Kamu tidak akan gampang 'panas' jika temanmu pamer makan malam di restoran baru. Kamu nggak akan buang-buang uang untuk sebuah tas keren branded yang dijual online shop, yang sebenarnya kamu nggak butuh itu. Kamu akan lebih banyak bersyukur dengan apa yang kamu miliki, waktu yang tersedia, dan kesempatan untuk menikmati hidup.

Hiatus sendiri tidak ada batas waktu yang pasti. Kamu bisa menentukan sendiri, kamu ingin tidak terhubung selama berapa lama. Mau sebulan atau setahun terserah kamu. Jika kamu tidak bisa sepenuhnya tidak terkoneksi (karena alasan pekerjaan misalnya), kamu bisa membuka satu jalur komunikasi, sehingga orang lain tetap bisa menghubungi kamu kapan saja.

Are you ready to hiatus for a while?

Editor : Bagus Hermawan
Sumber: lifehack.org
Direkomendasikan Untuk Anda :

1 komentar: