Rabu, 28 Oktober 2015

7 Hal Yang Hanya Dimengerti Oleh Orang Yang Selamat Dari Kecelakaan

Mengalami kecelakaan lalu lintas adalah hal wajar yang dialami oleh orang yang sehari-harinya berkutat dengan kendaraan bermotor di jalan raya untuk pergi bekerja, kuliah, dan aktivitas lainnya. Namun, bagi yang pernah mengalaminya dan selamat dari maut, maka akan menimbulkan renungan yang mendalam serta pembelajaran untuk diri sendiri maupun orang lain.

Terutama yang mengendarai sepeda motor, resiko mengalami kecelakaan baik itu jatuh karena jalan berlubang, menabrak pohon karena mengantuk, menabrak dan ditabrak kendaran/orang lain, sampai hal yang tidak terpikirkan seperti tertabrak roda kendaraan lain yang lepas merupakan resiko yang harus dihadapi. Kita sudah berhati-hati pun, tetap ada celah untuk mengalami yang namanya kecelakaan.

Izwie punya beberapa hal yang sepertinya hanya orang yang selamat dari kecelakan lalu lintas lah yang bisa memahaminya. Penasaran? Yuk, simak selengkapnya!

1. Selamat dari Maut Membuatnya Berpikir Hidup Itu Sangat Berharga

Selamat dari Maut Membuatnya Berpikir Hidup Itu Sangat Berharga
Ya, kehidupan ini diberikan oleh Tuhan tentunya dengan tujuan agar kita bisa berkarya dan beramal baik. Saat sadar bahwa ia selamat dari maut, maka ia akan menganggap hidup ini terlalu berharga jika dihabiskan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Kecelakan bisa mengubah mindset tentang kehidupannya, dan membuatnya bisa mengoptimalkan hidup dengan baik.

2. Harta Bisa Dicari, Nyawa Selamat Harus Disyukuri

Saat melihat kendaraan atau barang berharganya hancur, hal itu tidak berarti apa-apa jika dibandingkan karunia Tuhan yang ia dapatkan yakni nyawa yang masih diselamatkan. Biaya pengobatan yang mahal tidak bernilai besar karena nyawanya lebih dari segala-galanya. Oleh karena itu, ia tetap bersyukur walau harus kehilangan harta benda atau materi asalkan nyawanya masih selamat.

3. Jika Berhati-hati Sudah Dilakukan, Takdir Tuhanlah yang Membuatnya Bisa Mengalami Celaka

Sebagian orang, ketika tahu ia kecelakaan akan mencari celah untuk “menyalahkannya” seperti mengatakan kalau saja ia lebih waspada dan hati-hati dalam berkendara. Namun, ia lebih tahu yang terjadi, sehingga ia akan pasrah pada Tuhan. Takdir Tuhanlah yang berbicara bahwa jam sekian, menit sekian, detik sekian ia akan mengalami kecelakaan. Maka ia pasrah dengan cobaan yang tengah diberikan padanya.

4. Safety Riding Itu Penting! Setidaknya Bisa Meminimalisir Luka-luka

Setelah mengalami kecelakaan, safety riding menjadi sangat penting. Kelengkapan saat berkendara bisa mengurangi resiko fatal akibat kecelakan lalu lintas. Oleh karena itu, ia akan menganjurkan pada orang lain untuk memakai pengamanan yang lengkap sebelum berkendara agar mereka bisa selamat.

5. Ternyata, Hanya Keluarga dan Teman Sejatilah yang Akan Setia Merawat dan Menjenguknya

Saat di rumah sakit, ia merasakan bahwa hanya keluarga dan teman sejatilah yang mengerti kesusahannya, sehingga mereka setia merawat, menjenguk dan mendoakannya dengan tulus. Saat kamu jatuh, kamu akan tahu siapa temanmu. Ungkapan itu benar adanya.

6. Diatas Kesakitannya, Perasaan Pasanganlah yang Jauh Dia Pedulikan

Seseorang yang mengalami kecelakaan, ia tidak begitu memikirkan dirinya sendiri. Biasanya, justru perasaan pasanganlah yang ia pedulikan. Ia membayangkan pedihnya hati pasangan melihatnya sakit, sehingga ia berjuang untuk tetap hidup dan sehat kembali. Ia berfikir, bahwa jika ia tidak selamat pasti pasangannya akan sangat kehilangan dan bersedih.

7. Kecelakaan Membuatnya Waspada dan Tidak Melanggar Hak Orang Lain

Terakhir, mengalami kecelakan lalu lintas akan membuat ia sadar bahwa kedepannya, ia harus berhati-hati saat berkendara dan tidak mengabaikan hak-hak orang lain. Ia tidak akan membiarkan orang lain celaka seperti dirinya.

Nah, itulah beberapa hal yang hanya bisa dipahami oleh orang yang pernah mengalami kecelakaan dan selamat dari kecelakaan tersebut. Kamu pernah merasakannya juga?
TAGS
#Motivasi
Direkomendasikan Untuk Anda :

0 komentar: