Jumat, 18 Desember 2015

5 Cara Unik Melatih Kesabaran Buat Kamu Yang Pemarah

Terlahir dengan karekter keras dan pemarah tidak berarti kamu tak bisa mengubah apa yang secara genetis sudah mendarah daging di tubuhmu. Sifat pemarah memang wajar dimiliki oleh seseorang, yang akan muncul di saat-saat yang dibutuhkan. Entah karena diganggu oleh orang lain, kemudian mendengar hal yang menyinggung perasaan, hingga peristiwa yang memancing emosi dalam dada.

Namun, sifat pemarah ini tidak baik untuk kamu untuk jangka panjang. Baik dari sisi kesehatan maupun kehidupan sosialmu, sifat pemarah ini akan menimbulkan kerugian bagi diri sendiri. Ibarat meminum racun, suatu saat kamu akan merasakan dampak buruk dari sifat pemarah ini.

Nah, buat kamu yang ingin mengurangi sifat pemarah, kamu bisa lakukan beberapa cara unik melatih kesabaran. Jika kamu melakukan latihan ini dengan teratur, kamu akan merasakan manfaatnya. Sifat pemarah akan pelan-pelan sirna dari dalam dirimu. Cobalah!

1. Menjahit dengan Tangan atau Menyulam. Rasakan Tiap Tusukannya Menjadi Terapi

Menyulam
Cara pertama untuk melatih kesabaran adalah dengan menjahit dengan tangan atau menyulam. Jika kamu hobi dengan dua aktivitas ini kamu mungkin tidak merasa berat dengan kegiatan menjahit tangan. Namun, buat kamu yang punya sifat pemarah dan tak sabaran, menjahit dengan menggunakan tangan akan membutuhkan sedikit usaha ekstra untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan menjahit.

Kamu bisa menggunakan kerajinan tangan dengan teknik jahit tangan seperti membuat kerajinan flanel, membuat dompet koin, merajut syal/kaus kaki, memayet baju, meyulam sapu tangan atau taplak meja dan sebagainya. Rasakan, kamu tidak hanya akan semakin sabar, namun juga bisa meredam kemarahanmu. Sebab melakukan sebuah pekerjaan yang membutuhkan keterampilan tangan akan menjadi terapi bagi orang yang pemarah menjadi lebih sabar.

2. Makan Kuaci

Kelihatannya sepele, namun memakan kuaci membutuhkan kesabaran ekstra. Untuk mendapatkan sebuah kuaci kupas, kamu memerlukan keterampilan tangan untuk mengupasnya dengan baik. Kadang kala kita akan dibuat jengkel, masa untuk memakan sebungkus kuaci butuh waktu puluhan menit. Namun, itulah seninya. Kamu akan lebih sabar menghadapi hal-hal lain ketika kamu sudah menaklukkan "hal rumit" seperti kuaci ini.

3. Memindahkan Kacang Pakai Sumpit

Terapi ringan lainnya (yang nampak seperti main-main) ternyata juga bisa jadi ajang mengolah emosi supaya kamu lebih sabar dan tidak pemarah. Memindahkan kacang menggunakan sumpit akan membuatmu lebih sabar dalam melakukan pekerjaan yang membutuhkan detail, fokus dan ketangkasan. Latihan ini bisa kamu lakukan dengan sengaja selama 10-30 menit setiap hari.

4. Main Sama Hewan Peliharaan. Misalnya Saja Kucing

Kucing terbukti menjadi hewan peiharaan yang bisa menurunkan kadar stress dengan mendengarkan dengkurannya dan juga membelai bulu-bulunya yang halus. Bermain-mainlah dengan kucing, ajak dia bicara (pssst, meski tampak konyol, curhat sama kucing bisa mengurangi beban tanpa takut bocor seperti saat kita curhat sama orang lain lho!). Kamu akan lebih tenang jika rutin meluangkan waktu bersama hewan peliharaan seperti kucing.

5. Mengerjakan Soal Matematika atau Teka-teki Silang

Langkah terakhir ini adalah latihan otak yang mungkin membutuhkan ketelatenan dan pengetahuan. Mengerjakan soal matematika yang sulit, dan mengerjakan teka-teki silang atau sudoku bisa mengasah kecerdasan otak sekligus membuatmu jadi lebih sabar dalam menghadapi situasi sulit. Kamu akan terbiasa memecahkan persoalan dengan sistematis sehingga kamu tidak takut menghadapi segala macam masalah yang menerpa hidupmu.

Nah itulah beberapa cara unik melatih kesabaran untuk kamu coba di rumah, Sobat Izwie. Bagaimana, mau kan, jadi orang sabar yang disenangi banyak orang? Praktekkan sekarang juga ya!
Direkomendasikan Untuk Anda :

0 komentar: