Selasa, 18 Agustus 2015

10 Alasan Kenapa Bersepeda (Gowes) Itu Lebih Keren Dari Pada Bermotor

Terlihat keren memang suatu kebanggaan tersendiri bagi sebagian orang. Untuk terlihat keren juga banyak sekali caranya, dan setiap orang mempunyai cara tersendiri. Yang jelas, ketika kamu tidak ingin di anggap keren, namun kenyataan banyak orang yang menganggapmu keren. Hal itu merupakan suatu kehebatan tersendiri.

Jika berbicara tentang hal-hal yang keren, rasanya akan kurang lengkap jika tidak membahas tentang 10 alasan kenapa bersepeda (gowes) itu lebih keren dari pada bermotor.

1. Mereka Ramah Lingkungan

Gowes
Bagaimana tidak ramah lingkungan, hanya bermodal tubuh yang sehat dan sepeda ontel mereka sudah mampu menempuh jarak bermil-mil jauhnya. Karena Gowes lebih identik dengan Go Green, mereka juga akan selalu berusaha untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Walaupun hal ini tidak dimengerti oleh semua goweser, setidaknya sudah banyak para goweser yang melakukan hal itu.

Cukup berbeda dengan kendaraan bermotor, dalam setiap jarak yang ditempuh akan menghasilkan zat berbahaya seperti; logam timbel (Pb) dan karbon monoksida (CO). Selain merusak lingkungan, jika zat tersebut dihirup oleh manusia bisa menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan, kerusakan otak dan bahkan bisa menyebabkan cacat mental pada anak-anak.

Ini merupakan satu alasan yang sudah seharusnya kita pertimbangkan. Selain keren, negara-negara maju juga sudah mulai membiasakan diri untuk beralih pada kendaraan yang ramah lingkungan.

2. Ramah Ketika Di Jalan Raya, Garang Ketika Di Hutan

Sepeda Downhill
Untuk goweser yang biasa bersepeda di dua track (gunung dan jalan raya), mereka akan ramah ketika di jalan raya. Selain sepeda mereka tidak berisik karena tidak bermesin dan tentunya juga tidak ugal-ugalan. Mereka juga kerap menyapa orang-orang yang mereka temui. Namun, ketika mereka berada di hutan dengan medan bebatuan, pasir dan tanah. Saat mencapai jalur turunan mereka benar-benar terlihat garang. Bagi yang bernyali, apalagi jika jenis sepeda mereka downhill. Tak bisa dibayangkan bagaimana mengendarai sepeda dengan kecepatan seperti itu ditambah lagi dengan melintasi medan turunan yang tajam dan berliku.

3. Hanya Dengan Bersepeda, Mereka Mampu Mengelilingi Dunia

Bambang Paimo
Bagi yang tidak terbiasa bersepeda (gowes), mungkin akan terasa heran atau mungkin akan berkata "mengelilingi dunia hanya dengan bersepeda? mana mungkin bisa". Kenyataannya ada orang Indonesia yang mampu melakukan hal itu. Jika kamu adalah pecinta sepeda, mungkin tidak akan asing lagi dengan mas Bambang Paimo.

Banyak media online yang membahas perjalanannya. Bahkan mas Bambang Paimo juga menceritakan perjalannya dalam sebuah buku yang berjudul "Bersepeda Membelah Pegunungan Andes".

4. Bahan Bakar Mereka Hanya Air, Makanan & Semangat

Tidak perduli seberapa jauh jarak yang akan mereka tempuh, entah itu 100 km, 1,000 km atau 10,000 km. Asalkan ada air untuk diminum, makanan untuk dimakan dan semangat juang untuk terus mengayuh pedal, seberapa jauh jarak tempuh bukanlah hal yang tidak mungkin untuk ditaklukkan, seperti yang sudah dilakukan oleh mas Bambang Paimo.

5. Mereka Sehat

Gowes Sehat
Olahraga merupakan salah satu bentuk kegiatan yang bisa menyehatkan tubuh, termasuk olahraga bersepeda. Bagi para pecinta olahraga sepeda yang sering bersepeda setidaknya seminggu sekali, pasti mereka sudah merasakan dampak positifnya.

Saya ambil contoh saya pribadi, dahulu sebelum saya hobi olahraga sepeda, punggung saya sering merasa sakit karena pekerjaan saya sehari-hari hanya duduk di depan komputer. Namun setelah rutin seminggu sekali bersepeda dengan teman-teman, sakit punggung saya perlahan menghilang, disamping itu daya tahan tubuh saya juga semakin baik.

6. Ikatan Persahabatan Mereka Kuat

Persahabatan Sepeda
Foto by: Niko Boko

Kring-kring adalah salam antara para goweser, baik itu ketika bertemu di jalan maupun di jejaringan sosial. Tak hanya persahabatan pada komunitasnya saja yang terasa erat. Antara satu komunitas dengan komunitas lain, antara komunitas dengan individu, antara individu dengan individu. Persahabatan mereka begitu erat, walaupun mungkin ada beberapa orang yang bergesekan pendapat.

6. Mereka Bahagia

Gowes Bahagia
Foto by: Dwi Purwanto

Selain sehat, banyak para goweser yang merasa bahagia. Bisa menyempatkan waktu untuk menjalani hobi bersepeda merupakan salah satu cara sederhana untuk membuat mereka bahagia. Namun dibalik itu, mereka bisa merasakan banyak kebahagiaan ketika berkumpul dan bersendau gurau. Apalagi jika disuguhi dengan pemandangan alam Indonesia yang begitu indah. Suatu cara untuk merasakan kebahagiaan dengan cara yang unik menurut saya.

7. Mereka Tidak Membeda-bedakan

Saat mereka duduk pada bantalan sadel dan mengayuh pedal untuk mencapai tujuan. Mereka tidak membeda-bedakan suku, agama, golongan, ras, jenis atau merk sepeda, gender, kaya, miskin maupun warna kulit. Mereka hanya saling menghargai dan saling mensupport antara sesama pecinta sepeda.

8. Mereka Mampu Menaklukkan Berbagai Rintangan

Gowes Jalur Puncak
Foto by: Tommy Soebagjo

Sebagai seorang goweser, banyak rintangan yang akan mereka hadapi ketika menjalani hobi bersepeda. Ketika di medan aspal (on road), selain jarak tempuh, mereka harus menaklukkan berbagai rintangan seperti; tanjakan tajam, kendaraan bermotor yang ugal-ugalan ditambah asap kendaraan yang tidak baik untuk kesehatan.

Untuk medan offroad seperti pasir, batu, dan tanah padas licin di tengah hutan rintangannya juga lebih menantang dan memacu adrenalin. Ketika naik, fisik dan metal mereka harus benar-benar memadai. Dan ketika turunan (downhill), mereka harus mampu mengendalikan laju sepeda yang begitu cepat.

10. Tidak Sedikit Biaya Yang Mereka Keluarkan

Untuk poin ini merupakan poin yang cukup sensitif karena memang harga sepeda, spare part dan asesoris sepeda juga bermacam-macam. Yang jelas ada banyak goweser yang rela mengeluarkan biaya cukup besar untuk membiayai hobi bersepeda mereka. Bisa kamu bayangkan berapa harga frame sepeda balap, sepeda downhill atau harga spare part yang berkualitas baik. Jika di total secara keseluruhan, mungkin biaya tersebut bisa digunakan untuk membeli sebuah mobil. Alasan mereka untuk membeli sepeda atau spare part yang mahal karena hal itu berhubungan dengan kenyamanan dan keselamatan selama bersepeda.

Nah, berikut 10 alasan kenapa bersepeda itu lebih keren dari pada bermotor. Semoga alasan tersebut bermanfaat dan bisa menjadi insipirasi. Kamu punya alasan lain? silahkan berbagi dan salam kring-kring :)
Direkomendasikan Untuk Anda :

3 komentar:

  1. bener banget tuh..apalagi ikatan cukup kuat antar sesama goweser dan tidak membeda2kan anggotanya...pokoknya gowes dan sehat.. :)

    BalasHapus
  2. beda merek beda suku beda status beda bahasa.....bahkan beda kelamin pun tetep akur...

    BalasHapus
  3. good artikel nya :) nambah wawasan aq nih,,trimkasih gan..

    BalasHapus